GAGAL TEKNOLOGI

Mekanisme kerusakan

Ledakan-ledakan mengakibatkan kematian, luka dan kerusakan bangunan-bangunan dan infrastruktur; kecelakaan-kecelakaan transportasi membunuh dan menciderai para penumpang dan krunya, dan bisa melepaskan zat-zat polutan yang berbahaya; kebakaran-kebakaran industri dapat mencapai temperatur yang sangat tinggi dan mempengaruhi daerah-daerah yang luas; zat-zat berbahaya yang dilepas ke dalam udara atau air dapat menempuh jarak yang jauh dan menyebabkan kontaminasi udara, cadangan air tanah, tanaman pangan dan ternak yang menyebabkan daerah-daerah itu tidak bisa dihuni oleh manusia; satwa liar musnah, dan sistim-sistim ekologi terganggu. Bencana-bencana skala besar dapat mengancam stabilitas ekologi global.

Parameter kedahsyatan

Kuantitas zat berbahaya yang dilepas; temperatur api; tingkat kerusakan ledakan; area kontaminasi udara, laut, air tanah; intensitas kontaminasi lokal ( bagian-bagian per juta, Bekuarel/ liter untuk radio-aktif )

Penyebab

Api, gagalnya rancangan keamanan pabrik; prosedur operasi pabrik yang salah; gagalnya komponen-komponen pabrik; dampak kecelakaan; pembakaran yang disengaja atau sabotase; gempa bumi.

Pengkajian bahaya dan teknik-teknik pemetaan

Inventaris dan peta-peta dari lokasi-lokasi penyimpanan zat-zat berbahaya/ beracun dan karakteristiknya; jalur-jalur transportasi yang biasa digunakan untuk zat-zat yang berbahaya itu; peta-peta dari kemungkinan zona-zona kontaminasi dan intensitas kontaminasi pada saat terjadi pelepasan dalam ukuran tertentu; koridor-koridor lalu lintas dan catatan-catatan sejarah kecelakaan untuk daerah-daerah transportasi yang berbahaya.

Potensi untuk mengurangi bahaya

Standar-standar keamanan yang diperbaiki di pabrik dan rancangan perlengkapan; antisipasi dari kemungkinan bahaya dalam rancangan pabrik; gagalnya rancangan keamanan dan prosedur-prosedur operasi; penyebaran materi yang berbahaya; perundang-undangan; perencanaan kesiapan.

Serangan dan peringatan

Cepat ( menit atau jam ) atau tiba-tiba ( tanpa peringatan ); rancangan pabrik industri harus menggabungkan sistim-sistim peringatan dan monitoring untuk bahaya kebakaran, gagalnya komponen dan meningkatnya kondisi-kondisi berbahaya; lepasnya polutan bisa cukup lambat untuk mampu memberi peringatan dan evakuasi dari operasi pabrik dan publik; letusan-letusan dapat diantisipasi dalam beberapa kasus.

Elemen-elemen yang paling berresiko

Pabrik industri atau kendaraan dan karyawan beserta krunya; para penumpang atau penduduk yang berdekatan dengan tempat-tempat hunian; bangunan-bangunan yang berdekatan; ternak/tanaman pangan di sekitar pabrik ( sampai ratusan kilometer dalam kasus pelepasan skala besar dari polutan-polutan yang terkandung dalam udara dan materi radioaktif); cadangan air regional dan hidrologi; fauna dan flora

Strategi-strategi mitigasi utama

Mengurangi atau menghilangkan bahaya dengan sarana yang terdaftar diatas; memperbaiki daya tahan api dengan menggunakan materi-materi yang tahan api, membangun penahan-penahan api, penyadapan asap; memperbaiki detektor-detektor dan sistim-sistim peringatan; perencanaan kesiapan-memperbaiki pemadam kebakaran dan kapabilitas penyebaran polusi, dan bantuan emergensi dan perencanaan evakuasi untuk karyawan pabrik dan tempat-tempat hunian terdekat, ( kru dan para penumpang dalam kasus kendaraan ). Mulailah membuat rencana-rencana keamanan di lokasi maupun di luar lokasi, lakukan latihan-latihan bekerja sama dengan pemadam kebakaran setempat. Memperbaiki kapabilitas-kapabilitas dari pertahanan sipil dan otoritas-otoritas emergensi. Membatasi atau mengurangi kapasitas penyimpanan kimia-kimia yang mudah terbakar atau berbahaya.

Partisipasi komunitas

Aksi untuk memonitor tingkat polusi, untuk memastikan pemeriksaan dan penegakan standar-standar yang ada dan untuk memperbaiki undang-undang keamanan. Menyiapkan rencana-rencana evakuasi.

 

Sumber : Program Pelatihan Manajemen Bencanakarya dari  A.W. Coburn, R.J.S. Spence, A. Pomonis ; Cambridge Architectural Research Limited, The Oast House, Malting Lane, Cambridge, United Kingdom, 1994